Tuesday, May 13, 2014

Entri yang bersawang

Salam-alaik. Entri terakhir aku boleh dikatakan agak lama. Bayangkan kalau sebuah rumah tu dibiarkan selama 7 bulan tidak berpenghuni, aku kira keadaannya juga akan bersawang. Jika blog aku ini boleh di'sawang'kan, pasti blog ini pun akan bersawang juga. 

Terlalu banyak untuk dikongsikan bersama. Perubahan yang tidak pernah diduga. Langsung Sang Pencipta telah menyusun segalanya yang baik. Alhamdulillah atas doa kalian semua. Aku sudah mempunyai tanggungjawab sebagai seorang isteri kepadanya. Semoga hingga kejannah hendaknya.

Semoga kesedaran kehidupan berubah dari kesedaran KeEgoaan kepada kesedaran Ketuhanan. Tidak ada penyelesai masaalah kecuali Allah swt dan diri kita yang ingin melakukan perubahan. 

Monday, October 21, 2013

Hanya Serahkan...



Apa yang di maksud dengan sukses ?
Kesuksesan …..
Suatu kata keramat yang sangat diminati banyak orang
Bukan hanya banyak orang, tetapi oleh semua orang ……..
Kesuksesan tidak begitu saja dapat dinikmati

Bahkan seringkali, dengan berbagai usaha tetap saja “kesuksesan” yang diingini belum boleh dinikmati oleh banyak orang ……
Tapi kesuksesan yang seperti apa ?
Sama dengan “bahagia”, “kesuksesan” bukan tidak boleh dinikmati semua orang
Pada dasarnya kesuksesan dapat dicapai hanya dengan menjentikkan jari kita …..

Perjalanan hidup kita
Boleh disebut sebagai kesuksesan dari kita masing masing
Bagaimana kita melihatnya …..
Kita sering merenung tentang perjalanan hidupku
Penuh liku, bahagia, senang, bercampur dengan sedih, takut, tidak yakin, riang dan sebagainya silih berganti …..

Dalam segala keadaan hidupku
Aku sudah mengalami banyak peristiwa….
Bahagia, senang, menderita, ketakutan dan sebagainya
Tapi semuanya aku boleh lalui, walau dengan usaha keras dan penuh kekecewaan pada awalnya
Masing masig permasalahanku, dibantu Allah dengan jalan keluar

Dan aku baru menyedari
Ternyata, semua permasalahanku ada jalan keluarnya, asalkan aku pasrah pada Allah …..
Itulah kesuksesanku
Perjalanan hidupku ingin ke Rumah Allah tentu
Sejak awal hidupku, perjalananku banyak alami kegagalan
 
Pernikahanku dulu yang berakhir dengan perpisahan, adalah kegagalanku yang terbesar
Kegagalan yang meluluh lantakkan semua sendi sendi kehidupanku kini teraniaya...
Aku rasa melayang mengikuti arah angin ……
Seperti layangan yang bergerak tak tentu arah…….
Kegagalanku disini ternyata membuahkan banyak berkat terhadap hidupku selanjutnya ……

Allah membuat aku lebih dewasa dan tenang
Allah membuat aku lebih menyedari bagaimana harus bersikap
Kegagalanku disini ternyata membuat aku lebih dekat dan pasrah kepada Allah…..
Aku ingat dengan kegagalanku yang lain

Kegagalanku ini memang kerana kehendak Allah
Tapi aku tetap merasakan bahawa itu merupakan kegagalanku
Dan Allah lebih membuat aku mengerti tentang betapa berharganya sebuah kehidupan ……
Banyak kegagalan kegagalan kecil lainnya yang Allah izinkan terjadi padaku
Kegagalan dalam mencapai prestasi yang orang tuaku inginkan terhadapku
Kegagalan menyediakan waktu yang cukup bagi diriku

Kegagalan menyelesaikan pekerjaan besar yang diberikan kepadaku sebagai tanggung jawabku
Banyak hal ternyata yang merupakan kegagalan dalam hidupku …..
Pada setiap dari kita pun pasti banyak mengalami kegagalan
Tapi kehidupan terus berjalan ……
 
Kehidupan berjalan tanpa mahu mengerti, apakah aku gagal ataukah aku berhasil
Kehidupan berjalan,  melindas apapaun tak kenal erti penat..
Kehidupan terus menggilas siapa pun dari kita yang tidak mahu bangun untuk memperbaiki diri

Dan bagi kita yang tidak mau bangun, pasti akan terus terdesak masuk kedalam bumi, melesak makin dalam sehingga tak akan mampu bangun lagi……
Aku belajar hal baru lagi tentang kehidupan
Bahawa ternyata kegagalan tidak dengan berakhirnya sebuah akhir
Bahawa ternyata sebuah kegagalan boleh merupakan awal dan langkah yang lebih dekat menuju kesuksesan …….

Bahawa ternyata kesuksesan harus melalui sebuah kegagalan …….
Kesuksesan bukanlah hasil akhir
Kesuksesan adalah suatu proses yang harus aku alami dalam setiap sendi hidupku
Dan dalam proses itu, aku harus mengalami banyak kegagalan
Agar aku lebih matang dan dewasa
Dan agak kesuksesan yang aku capai merupakan kesuksesan hidup yang memang Allah kehedaki untukku
….
Bukan sekadar kesuksesan sementara yang tidak mempunyai erti bagi hidupku
Kesukesanku sangat tergantung pada penyerahan diriku secara total kepada Allah…..
Sudah kubuktikan dengan banyak kesuksesan hidup yang aku capai
Bahwa Allah selalu hadir dalam pencapaian tersebut ….
Pada saat aku tidak mengikut sertakan Allah
Aku melihat bahwa kehidupan terus menggilasku dan membuat aku susah untuk bangun kembali
 
Tapi pada saat aku meminta Allah untuk mengangkatku,
Kesuksesan menyambutku tepat dihadapanku …..

Seorang bijak berkata :

“Serahkanlah semua perbuatanmu kepada Allah, maka terlaksanalah segala rencanamu”




Thursday, October 17, 2013

Tolong Jawabku...

Pagi ini aku bangun dengan kepalaku sakit
Kondisi badanku sangat tidak baik
Kegelisahan tidak pernah pergi dari hatiku
Sesuatu yang buruk terjadi lagi atasku…

Mungkin kegagalan rindu aku...
Semalam aku berdoa dalam kegelisahan yang amat sangat
Kubawa doaku hingga aku melayang dalam mimpi
Kubawa kegelisahan dan jeritan hatiku dalam tangis yang tidak berhenti
Kusebut namaMu Allah dengan kesungguhan hati……

Aku terus menangis dalam hati, bilakah waktuku Allah ?
Aku terus terdampar dalam kegelisahan dan keterpurukan atas masa depanku
Aku mencuba untuk terus bertahan dalam kesabaran, seperti janjiku pada kekasih hatiku
Aku terus menjerit pada Allahku
Aku terus berteriak meminta bantuan pada Allahku
Aku terus berharap dalam ketidakmampuanku


Allahku……
Bilakah tiba waktuku ?

Pertanyaan yang sangat bodoh dari seorang aku, ……..seseorang yang sangat berharap…..
Kerana kutahu dengan pasti,
Bahawa waktuku akan tiba
Allah sudah merencanakannya untukku
Suatu rancangan masa depan yang luar biasa indah ….. mungkin
Tapi Allah,


Berat sekali yang harus kuhadapi selama menunggu waktuku
Aku harus mendaki gunung permasalahan di depanku
Aku harus menyeberangi lautan ketidakpastian yang terhampar luas
Aku harus terus berjalan mengikuti jalan yang lebar tetapi banyak sekali lubang menganga yang siap menunggu aku jatuh


Aku harus berjalan diantara makhluk makhluk buas yang siap menerkamku
Ahhhhh……..
Berat sekali bebanku, Allah ….
Aku berjalan perlahan-lahan 
Tetap berharap tuntunan tiang api Mu di depanku
Dalam kegelapan ….
Dalam ketidakpastian …..
Dalam kegelisahan …..


Aku tetap berjalan, terus berjalan …..
Aku sama sekali tidak melihat kedepan
Kerana semua dihalangi oleh kegelapan kabut tebal
Aku hanya berjalan mengikuti kakiku melangkah
Sesekali aku boleh mendengarkan panggilan seseorang didepanku
Aku sangat memerlukan kelembutan pelukan dan kasih sayang seorang IBU Allah
Aku sangat mengharapkan pelukkan seorang insan bergelar SUAMI
Aku sangat memimpikan setiap saat, akan ada tangan lembut yang membangunkanku …..
Aku terus menunggu ….
Menunggu ….
Dan terus menunggu …..


Allah selalu memelukku setiap waktu, memang aku rasakan hangat dalam hatiku
Allah selalu menegurku untuk membuatku tetap tegak berdiri dalam imanku kepadaMu
Allah tetap setia dalam kasih Nya padaku …..

Aku mengharapkan pelukan penuh cinta.
Akankah aku mendapatkannya kembali, Allahku ??


Akankah aku mendapatkan semua angan dan mimpi yang selama ini kami dambakan ??
Aku terus berharap dalam kegelisahan, dalam ketakutan akan suatu kekecewaan
Semua berputar begitu cepat …..
Aku tidak mampu mengikuti arus kehidupanku
Aku limbung …..
Aku bingung …..
Aku termenung jauh, memikirkan apa yang sebenarnya terjadi dalam hidupku …..


Aku tahu, Allah
Engkau tidak akan memberikan ujian dimana aku tidak boleh menghadapinya….
Engkau pasti memberikan ujian sesuai kemampuaku, kerana Engkau tahu, bagaimana kekuatanku
Tapi Allah,


Mengapa aku begitu berat dalam jalanku ?
Dalam doa dan penantianku
Aku sungguh sungguh bersujud di hadapan Mu
Dalam deraian air mata
Aku berlutut memohon kekuatan pada Mu
Wajahku basah …..
Hatiku gelisah …..


Seluruh tubuhku bergetar dalam ketidakmampuan berpikir …..
Semua kurasakan sangat jauh …..
Aku tidak boleh menggapai apapun untuk menyelamatkan masa depanku …..

Allahku …..
Allahku …..
Bilakah tiba waktuku ?
Sampai bilakah aku boleh bertahan dalam kegelisahan ?
Aku terus berteriak …..
Aku terus menjerit …..
Aku terus menangis ……
Sementara waktu duniawi terus beputar
Berlari demikian cepat …..
Berusaha menarikku, dan aku perlahan-lahan mengikutinya …..
Suatu pelajaran berharga sudah kudapatkan …


Allah ……,
Mahukah Engkau memberikan jawapan ?
Walau hanya melalui desauan angin pagi ?
Atau melalui mimpi ?
Atau melalui bisikan nyata dari Mu ?
Kutahu Allah,
Aku tetap harus bersabar
Kerana Engkau pasti akan menjawabku
Satu yang kupinta, Allahku ….
Terus berilah aku kekuatan, kesabaran dan hati yang terus bersyukur untuk segala keadaanku …..
Aku hanya bergantung pada Mu, Allahku …..



Ternyata...

Aku selalu duduk di sofa
Bermain dengan handphoneku
Merenungi duniaku
Mencuba berbicara dengan hatiku
Apa yg Allah mahu dari aku?

Sebelum aku sakit seperti sekarang ini
Aku selalu sibuk
Aku selalu tdk pernah mengerti,
bahawa aku berbicara dengan hati
bahawa aku merenungi hidupku
Sebelum aku sakit,

Seakan2 aku kehabisan waktu dgn teman2ku
Seakan2 aku memerlukan waktu lebih dari 24 jam untuk pekerjaanku
Dan seakan2 cintaku tidak menjadi priority dalam hidupku
Kawan2ku, adikberadikku dan kekasih hatiku,
memang  yg membuat aku bekerja keras,
tetapi ternyata ada yg salah

Kerana cintaku ternyata harus menjadi priority teratas,
bahawa Allah mahu aku ‘berkaca’ …..
Setelah aku sakit, duniaku berubah
Allah  mahu membuat aku kuat
Dan ternyata, aku memang kuat!
Sekarang, aku sering ‘berkaca’
Dengan banyak cermin di hidupku,
ternyata banyak sisi hidupku yg berlubang …

Banyak sisi hidupku yg aku pertaruhkan,
tidak mendengar semua nasihat
Dan hanya bersandar pada pengertianku sendiri …..
Dan ternyata Allah tidak mahu aku seperti itu …..
Cermin2 hidupku membuat aku ‘silau’

“Banyak yg harus diubah, Allah ….. “
Perlahan, aku mula ubah …..
Pertama adalah ubah hatiku
Mencuba untuk berbahagi dengan keadaan
Mencuba untuk bersahabat dengan sakitku

Dan mencuba untuk membuka selebar2nya dengan kasih Allah ….
Kedua, mencuba menggapai cintaku
Kembali untuk berbahagi hati dengan adik2, dan kekasih hatiku
Mengubah konsep dalam fikiranku, bahawa priority adalah priority

Bahawa kasih Allah melalu cintaku, menjadi nyata …..
Terakhir, aku mencuba untuk berdamai dengan keadaan,
bahawa duniaku memang sudah berubah
Aku yg dulu berceloteh dan selalu bergerak tak henti, kini aku hanya berusaha untuk selalu tersenyum …..

Aku yg dulu boleh membuat banyak orang tersentak kerana menjadi semangat secara fisik,
sekarang aku boleh membuat orang tersenyum bersahaja …..
Aku memang sakit, Allah
Duniaku memang sudah berubah, Allah
Tetapi ternyata aku kuat

Dan Allah memang mahu aku kuat …..
Dengan menatap masa depan bersama kekasih hatiku sampai bila?
Aku memerlukan penamatnya, Allah
Bantuku Allah...
Aku tak mampu tapi ternyata aku kuat Allah

Dan aku tidak mahu menoleh ke belakang,
Aku menata dunia baruku …..
Di saat aku sakit sekarang ini,
ternyata aku kuat, Allah…..

Saturday, August 17, 2013

Bahagiaku, Kesedihanku

Ya Allah, aku tak tahu bila waktu pastinya kebahagiaan akan datang dengan sempurna. Meskipun aku sedari kebahagiaan dunia tidak selalu sempurna kerana memang kebahagiaan yang hakiki hanya ada di taman FirdausMU. Pandangan orang memang berbeza-beza dalam kata dan makna “bahagia.” Namun, bagiku kebahagiaan itu terasa indah saat orang-orang terdekat, tersayang, bahkan orang yang tak kukenal itu merasa senang saat kuberada di antara mereka dengan senyum, tawa ceria. Kebahagiaan itu kadang berbalik dengan cepatnya tanpa persiapan, tanpa ramalan menjadi sebuah kesedihan. Beban kerja yang bertambah, masalah satu demi satu menampakkan wajah, membuat kebahagiaan pergi. Dan akibatnya… keesokan hari saat bangun tidur dan hendak memulakan tanggungjawab kerja tubuh terasa lesu, waktu seakan berjalan lambat, membosankan, tak ada semangat.

Waktu istirehat kuselangi dengan hiburan film yang menarik, hingga suatu malam saat istirehat teringat ada dialog dari film itu yang menarik, tentang erti kehidupan...

Aku harus menyedari betapa pentingnya kesedaran akan tujuan hidup, kerana aku dah terbiasa dengan aktiviti robot. Melaksanakan sesuatu secara spontan dan menganggap itu sewajarnya. Padahal kesedaran sepertinya merupakan kunci untuk menikmati hidup. Sementara aku seringkali baru sedar setelah sebuah masalah timbul. Baru tersedar setelah menerima suatu cubaan. Aku sempat terasa down saat merasa masalah begitu muncul bertubi-tubi, hingga akhirnya aku mendapat message kehidupan yang berbunyi “semua penderitaan atau masalah adalah rahmat terselubung, sebab semua kesulitan merupakan ladang yang memberi kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh menjadi lebih baik, lebih bijaksana, lebih sabar, dan lebih dewasa.”

Untuk kawan yang mengirim pesan, terima kasih ya, jazakumullaahu
Memang jalan yang kulalui dalam menapak untuk hidup tidak selalu mudah, bahkan seringkali kulalui bukit, liku yang curam. Namun kutepis lagi kesedihan yang dalam dengan melihat kawan-kawan di sekitarku yang jauh lebih merasa sedih dariku. Mungkin aku terlalu lemah dalam menghadapi setiap permasalahan yang menampakkan wajah, selalu merasa paling sedih walaupun itu salah, sampai-sampai fikiran ini sudah keruh dengan perasaan hati yang sedang gundah. Bahkan, dengan mencucurkan air mata jiwa ini sedikit demi sedikit merasa lebih tenang. Mungkin ‘menangis’ memang kudrat perempuan yang sangat ‘sensitif.’ Kenapa??? Fakta yang terjadi, perempuan memang lebih sensitif manakala menghadapi suatu permasalahan yang timbul tidak hanya sekali. Ekspresi yang dimunculkan bermacam-macam, ada yang lebih senang menyendiri, ada yang menitikan air mata, ada yang membahagi kesedihan dengan sahabat yang dipercayainya dan yang paling sering terjadi adalah memendam sendiri permasalahan yang terjadi… sungguh, memang begitulah kenyataannya… perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki-laki yang bengkok, yang menjaga hati dengan sangat berhati-hati, maka apabila hati seorang perempuan telah terluka sedikitpun, akan mudah menitikkan air mata…jangan meremehkan perempuan, jangan anggap diri mereka lemah, pandanglah mereka sebagai seorang yang tegar, lemah lembut dalam bertutur, bantulah mereka, rangkul mereka menuju kebahagiaan hidup, baik di dunia dan akhirat…

Begitupun denganku, 
kerana memang aku yang menutup diri untuk berkumpul dengan kawan-kawan. Aku sering memendam perasaan sendiri, belum boleh membahagi dengan kawan terdekat kecuali My Other Half. He's know what inside me. Alhamdulillah Namun kini, dengan menyedari hikmah yang ada dalam setiap masalah dan proses kehidupan, aku ingin menjadi peribadi yang lebih kuat, lebih baik dari sebelumnya, lebih terarah dalam tujuan hidup menjadi wanita yang solehah yg lebih afdal, tentunya dengan izin dan redha-Nya. 

“Ya Allah, ya Tuhanku curahkanlah kesabaran atasku dan teguhkanlah pendirianku serta tolonglahku terhadap golongan yang kafir.”

“Ya Tuhan kami, janganlah Kau palingkan hatiku setelah Engkau beri petunjuk dan berilahku dari hadhiratMU rahmat kerana Engkau adalah Yang Maha Pemberi.”

mari kita berusaha dan berdo’a agar menjadi insan yang lebih baik dari sebelumnya, di hadapan-NYa. Yesterday was be history, now is present, and tomorrow will be mistery…
Semoga bermanfa’at. 

Thursday, August 8, 2013

Nothing is Imposible in this World!

Perlunya memupuk rasa optimisme dalam diri untuk boleh kembali berjuang. Harapan besar nyatanya membuat kita ghairah dalam menjalani hidup. Nothing is impossible in this world, kerana sepanjang kita mengupayakan maka hal itu akan wujud.  Cuba berlari setelah sebelumnya mengalami kesulitan memang sukar untuk dilakukan. Tapi hal itu kian wujud sepanjang kita memiliki harapan yang besar untuk boleh melakukannya. Selangkah demi selangkah, walaupun dengan tempo lambat pada awalnya, ketika hal itu terus dilakukan dengan peningkatan tiap harinya sangatlah mungkin akan membuat kita berlari pada akhirnya. Teruslah memiliki harapan kerana itu yang membuat kita bertahan setelah tersungkur.

Sebagai seorang yang meyakini adanya Sang Pencipta, selayaknyalah kita tumpahkan semua pengharapan kita hanya pada Allah Swt. Tak ada yang boleh kita harapkan dari selain-Nya, kerana hanya kepada-Nya lah tempat bergantungnya harapan dan pertolongan. Bayangkan betapa sangat penatnya kita untuk boleh bangun manakala tidak memiliki harapan. Apalagi (mungkin) jika sebelumnya kita tersungkur pada dasar jurang yang sangat dalam. Terlihat sulit untuk boleh kembali mencapai puncak, yang ada hidup jadi tak berghairah dan akhirnya memaksakan diri terbiasa dengan keadaan jurang yang dulu sangatlah jauh baginya. Berbeza dengan ketika kita memiliki harapan. Sedalam apapun kita terjatuh, maka hal itu bukanlah masalah selama kita yakin dan berharap bahawa suatu saat kita akan kembali meraih puncak. Tentunya dengan kesinambungan usaha untuk boleh merealisasikan harapan tersebut.

Jangan takut dengan terputusnya sebuah harapan, kerana harapan akan benar-benar terputus manakala ceria hidup dengan dunia inipun terputus. Kerana disanalah lahirnya sebuah Putusan, buah dari harapan yang selama ini kita usahakan. Maka dari itu, jangan pernah lalai untuk selalu memiliki harapan. Bangunlah harapan yang benar-benar akan mendukung kita dikemudian hari. Waktu hidup adalah peluang untuk merealisasikan semua harapan di suatu hari nanti. Insyallah dengan IzinNYA. 

Hadiah untukmu...

Allah selalu punya hadiah untuk kita, sayang...

Sebuah cahaya di kegelapan,

Sebuah cerita untuk setiap hari esok,

Sebuah jalan keluar untuk semua permasalahan,

Sebuah kebahagiaan untuk setiap kesedihan,

Sebuah hikmah untuk setiap ujian yang datang.

Wahai sayangku tercinta

Aku pun punya hadiah untukmu,

sebuah doa yang kupanjatkan dengan rasa cinta kerana Allah..

“Semoga keberkatan Allah selalu bersama engkau..amiin Ya Rabb..”

Selamat Hari Raya Aidilfitri dan Mohon Ampun dan Maaf Zahir & Batin, Sayangku 'ARNMH'